SinergiBabel.Id – Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Opening Ceremony Babel Explore Tahun 2026 di Alun Alun Taman Merdeka Pangkalpinang, Jumat (28/08/26).
Babel Explore Tahun 2026 di buka langsung oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy yang memyampaikan Babel Explore 2026 sendiri merupakan rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak April 2026 melalui berbagai agenda pre-event hingga side event, sebelum memasuki puncak kegiatan atau main event.
Dalam seluruh rangkaian tersebut, tercatat lebih dari 250 UMKM ikut terlibat. Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari lebih dari 20 mitra strategis.
Rommy menegaskan, Babel Explore bukan sekadar kegiatan Bank Indonesia, melainkan menjadi panggung bagi pelaku UMKM untuk menunjukkan karya dan produk terbaiknya.
“Eksplor Bangka Belitung bukan punya Bank Indonesia. Eksplor Bangka Belitung adalah panggung karya terbaik dari UMKM Bangka Belitung,” tegasnya.
Rommy juga menyoroti perkembangan ekonomi Bangka Belitung yang mulai menunjukkan tren positif setelah menghadapi berbagai tantangan.
Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Babel yang sebelumnya berada di level 0,77 persen pada 2024, kini telah mencapai 4,01 persen berdasarkan rilis terbaru yang disampaikan pada Juli 2026.
“Ekonomi kita telah melalui ujian. Sejak 2024, kita ada di level 0,77 persen. Tetapi bersyukur kepada Tuhan, alhamdulillah, rilis terbaru Juli 2026 kita ada di angka 4,01 persen,” katanya.
Rommy menilai pertumbuhan tersebut menunjukkan adanya dukungan dari berbagai sektor ekonomi, meskipun Babel masih menghadapi pelemahan sejumlah komoditas unggulan.
Ia menyebut sektor pertanian, perikanan, pariwisata, digitalisasi, UMKM hingga ekonomi syariah menjadi bagian penting dalam menopang perekonomian daerah.
Menurutnya, keberagaman sektor tersebut menjadi bentuk harmoni yang saling memberikan kontribusi bagi kemajuan ekonomi Babel.
Karena itu, tema Babel Explore 2026, yakni “Harmoni Serumpun Sebalai Menuju Bangka Belitung Berdaya dan Berkelanjutan”, dinilai sejalan dengan semangat membangun ekonomi daerah melalui sinergi.
Lebih lanjut, Rommy mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, lembaga dan mitra strategis untuk bersama-sama menggali serta mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki Bangka Belitung.
Ia menegaskan, kemajuan daerah tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi, kolaborasi, inovasi dan semangat besaoh atau gotong royong.
“Bangka Belitung mau maju, ada di tangan kita semua. Sehingga kita perlu dengan komitmen yang sama,” pungkasnya.






