SinergiBabel.Id – Walikota Pangkalpinang, Saparudin bersama Wakil Walikota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna menghadiri acara Penyaluran Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) di Kota Pangkalpinang kepada 249 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) oleh Kementerian Sosial RI melalui Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Kamis (05/03/26).
Walikota Pangkalpinang, Saparudin dalam sambutannya menyampaikan bantuan Atensi ini dari Kementerian Sosial RI senilai 334.212.610 Rupiah yang di salurkan kepada 249 PPKS dengan memberikan paket sembako kepada masyarakat Kota Pangkalpinang.

“Sebelumnya Pemkot Pangkalpinang mengajukan bantuan dana kepada kementerian sosial RI untuk pemberian bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu di Kota Pangkalpinang dan akhirnya pengajuan bantuan dana ini di setujui oleh kementerian sosial RI yang pada hari ini di salurkan kepada 249 PPKS,” ujarnya.
Ia menambahkan, 249 PPKS ini sudah terdata di sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang masuk kelompok masyarakat yang masuk dalam desil 1 sampai desil 5 yang merupakan masyarakat yang kurang mampu yang terdata sscara nasional.

“Jadi masyarakat yang menerima bantuan Atensi pada hari ini sudah terdata valid di sistem DTSEN dan di data update kembali oleh pihak RT, RW dan Lurah sehingga bantuan Atensi sudah tepat sasaran kepada masyarakat yang kurang mampu yang ada di Kota Pangkalpinang,” ungkapnya.
Walikota Saparudin menyatakan dari 249 PPKS ini sebagian besar adalah warga nelayan yang ada di Kota Pangkalpinang yang memerlukan bantuan Atensi ini karena adanya cuaca ekstrem selama bulan november, Desember dan Januari 2026 sehingga tidak bisa melaut yanh tentunya berpengaruh dengan memenuhi kebutuhan bahan pokok sehari – hari.

“Diharapkan dengan penyaluran bantuan Atensi ini dapat membantu warga nelayan Kota Pangkalpinang yang pada hari ini mendapatkan bantuan paket sembako dan bantuan Atensi juga bantuan sosial kepada masyarakat akan selalu di laksanakan oleh Pemkot Pangkalpinang dengan tujuan untuk mensejahterakan masyarakat Kota Pangkalpinang,” pungkasnya.









